CARA PENULARAN POLIO
Poliodisebabkan virus poliomyelitis. Satu dari 200 infeksi berkembang menjadi kelumpuhan. Sebanyak 5-10 persen pasien lumpuh meninggal ketika otot-otot pernapasannya menjadi lumpuh. Kebanyakan menyerang anak-anak di bawah umur tiga tahun (lebih dari 50 persen kasus), tapi dapat juga menyerang orang dewasa. Pencegahan dengan vaksinasi secara berkala, ideqlnya pada masa kanak-kanak.
PENULARAN
AVirus masuk ke tubuh melalui mulut, bisa dari makanan atau air yang tercemar virus.
B Virus ditemui di kerongkongan dan memperbanyak dirinya di dalam usus.
C Menyerang sel-sel saraf yang mengendalikan otot, termasuk otot yang terlibat dalam pernapasan.ealnya pada masa kanak-kanak.
VIRUS POLIO
Ada tiga tipe virus: tipe 1, 2, dan 3. Tipe 1 adalah yang terganas dan umum terjadi. Tipe 2 tak pernah terdeteksi di seluruh dunia sejak 1999.
SIKLUS HIDUP VIRUS POLIO
1Satu virus polio mendekati
sebuah sel saraf melalui aliran darah.
2 Reseptor-reseptor sel saraf menempel pada virus.
3 Capsid (kulit protein) dari virus pecah untuk melepaskan RNA (materi genetik) ke dalam sel.
4 RNA polio bergerak menuju sebuah ribosom-stasiun perangkai protein pada sel.
5 RNA polio menduduki ribosom dan memaksanya untuk membuat lebih banyak RNA dan capsid polio.
6 Capsid dan RNA polio yang baru bergabung untuk membentuk virus polio baru.
7 Sel inang membengkak dan meledak, melepaskan ribuan virus polio baru kembali ke aliran darah.
FAKTA
Banyak jenis sel manusia memiliki reseptor yang cocok dengan virus polio; tak diketahui mengapa virus suka neuron motorik ketimbang sel lain.Dari 200 virus yang bertemu sel, hanya satu yang sukses masuk dan bereplikasi.Di kultur jaringan, dalam 6-8 jam, virus berbiak menjadi 10-100 ribu partikel virus per sel.Sistem kekebalan tubuh melindungi diri dengan memproduksi antibodi yang melawan protein yang ditutupi virus, mencegah virus berinteraksi dengan sel yang lain.Orang yang pernah terinfeksi, kebal terhadap infeksi dari tipe virus yang sama.